A L K I T A B
Alkitab dianggap sebagai teks suci oleh tiga agama besar dunia, Yudaisme, Kristen, dan Islam. Banyak orang percaya yang taat menganggapnya sebagai kebenaran harfiah. Yang lain memperlakukannya dengan sangat hormat, tetapi percaya bahwa itu ditulis oleh manusia dan, karena itu kompleks, seringkali dokumen yang kontradiktif.
Para sarjana modern percaya bahwa Alkitab Ibrani, atau Tanakh, disusun oleh empat atau lima penulis antara 1000 hingga 400 SM berdasarkan pada tradisi yang jauh lebih tua. Perjanjian Baru disusun oleh berbagai penulis antara 60 hingga 110 M. Isi Perjanjian Baru diresmikan oleh Athanasius dari Aleksandria pada tahun 367 M, dan akhirnya dikanonisasi pada tahun 382 M.
Ada banyak ketidaksepakatan tentang urutan dan komposisi Alkitab antara berbagai agama dan sekte, beberapa di antaranya bersifat doktrinal. Urutan buku dalam hiperteks ini tidak boleh ditafsirkan sebagai mendukung agama tertentu.
Catatan penting: untuk melihat bagian Yunani dan Ibrani dari ini bagian dari situs Anda harus memiliki dukungan Unicode yang diatur dengan benar di browser Anda. Petunjuk khusus tentang menjalankan Unicode Ibrani dengan benar dapat ditemukan di sini.